Cara Memulai Membuat Kompos di Rumah Anda – Panduan Praktis

Cara Memulai Membuat Kompos di Rumah Anda – Panduan Praktis

Maret 05, 2023 Pegangan.com

Kompos adalah bahan organik yang sangat berguna untuk tumbuhan hidup. Memulai di lingkungan sekitar rumah adalah sesuatu yang tidak mustahil di lakukan.

Kompos adalah bahan organik yang sangat berguna untuk tumbuhan hidup. Memulai di lingkungan sekitar rumah adalah sesuatu yang tidak mustahil di lakukan. Bahan-bahan kompos yang merupakan bahan organik dapat di peroleh yang ada di sekitar lingkungan. Mulai dari rumput liar, dedaunan yang rontok di sekitar dan limbah makanan rumah tangga dapat di jadikan kompos.

Kegunaan kompos adalah membantu tumbuhan untuk memproduksi daun, batang, akar serta buah agar tumbuh makin kuat dan besar. Kompos juga dapat membantu tanah dan media tanam agar lebih subur dan kaya akan zat organik yang akan membantu proses pertumbuhan tanaman.

Pembuatan kompos yang telah jadi

Hal yang dapat di persiapkan untuk memulai pembuatan kompos

Tempat: Pilihlah lokasi yang cukup luas dan terbuka untuk membuat tumpukan kompos. Pastikan area tersebut tidak terlalu terkena sinar matahari langsung dan tidak terlalu lembab.

Bahan baku: Siapkan bahan baku yang akan dijadikan kompos seperti daun kering, ranting, jerami, rumput, sisa makanan organik, dan lain sebagainya. Pastikan bahan baku dalam kondisi segar dan tidak terkontaminasi bahan kimia atau logam.

Alat dan bahan: Siapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan seperti garpu, sendok, ember, serta karung atau wadah untuk menyimpan bahan baku.

Pengocok: Untuk mempercepat proses pengomposan, gunakan pengocok atau mesin pengaduk kompos. Namun, jika tidak tersedia, pengadukan bisa dilakukan dengan tangan menggunakan garpu atau sendok.

Air: Pastikan terdapat sumber air untuk memberikan kelembaban yang diperlukan oleh bahan baku. Tetapi, jangan terlalu banyak memberikan air sehingga tumpukan kompos menjadi terlalu basah.

Ketersediaan waktu: Kompos memerlukan waktu untuk terbentuk, sehingga pastikan untuk menyediakan waktu yang cukup untuk memperhatikan dan mengaduk tumpukan kompos secara teratur.

Dengan persiapan yang matang dan perawatan yang baik, pembuatan kompos dapat dilakukan dengan mudah dan menghasilkan pupuk organik yang berguna bagi pertumbuhan tanaman.

Bahan coklat dan bahan hijau di bahan baku kompos

Bahan coklat dan hijau dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan kompos.

Bahan coklat dalam kompos biasanya terdiri dari bahan organik yang sudah mati, kering, dan berwarna coklat seperti dedaunan kering, ranting kering, serasah, kulit kayu, jerami, dan sebagainya. Bahan coklat kaya akan karbon dan akan memberikan struktur dan porositas yang baik pada kompos.

Sementara itu, Bahan hijau dalam kompos biasanya terdiri dari bahan organik yang masih segar, hijau, dan berwarna hijau seperti rumput, daun segar, gulma, sayuran, dan sebagainya. Bahan hijau kaya akan nitrogen dan akan memberikan nutrisi dan kelembaban yang dibutuhkan oleh bakteri dalam proses pengomposan.

Kombinasi bahan coklat dan hijau yang seimbang sangat penting dalam pembuatan kompos yang baik. Perbandingan yang ideal adalah 2-3 bagian bahan coklat untuk setiap 1 bagian bahan hijau. Dengan demikian, kompos akan memiliki struktur yang baik, nutrisi yang cukup, dan kelembaban yang tepat untuk mendukung pertumbuhan mikroorganisme yang bertanggung jawab untuk proses pengomposan.

Tempat pilihan untuk pembuatan kompos

Tempat perkarangan rumah untuk pembuatan kompos

Taman atau pekarangan rumah: Jika Anda memiliki taman atau pekarangan rumah yang cukup luas, tempat tersebut dapat menjadi pilihan yang tepat untuk membuat tumpukan kompos. Lokasi yang terbuka akan memudahkan sirkulasi udara dan menghindari bau yang tidak sedap.

Tempat khusus untuk kompos (komposter): Jika anda mempunyai tempat khusus untuk kompos (komposter) sangat di rekomendasikan memulai untuk menyimpan bahan baku untuk kompos di tempat tersebut.

Karung ukuran besar: Karung bekas dapat digunakan untuk memulai pembuatan kompos, pastikan karung tersebut bisa di gunakan untuk menyimpan bahan baku kompos tersebut.

Ember ukuran besar: Ember bekas cat kiloan atau ember apapun itu dapat di gunakan sebagai tempat penyimpanan bahan baku kompos. Pastikan ada sedikit udara mengalir apabila anda memutuskan untuk menutup nya.

Tempat pengolahan sampah: Beberapa tempat pengolahan sampah juga menyediakan layanan pengomposan bagi warga sekitar. Anda dapat mengumpulkan bahan baku dan menyerahkannya ke tempat pengolahan sampah tersebut untuk diolah menjadi kompos.

Pilihlah tempat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda. Pastikan juga untuk memperhatikan faktor-faktor seperti sirkulasi udara, kelembaban, dan perlindungan dari cuaca.

Hal yang dapat membantu dalam pembuatan kompos

Air beras dapat mempercepat proses kompos

Menggunakan pupuk cair M4: Cairan ini dapat membantu pemrosesan kompos karena terdapat mikro organisme yang dapat membantu proses dekomposisi bahan baku kompos.

Menggunakan air cucian beras: Cairan cucian beras kaya akan bahan organik yang dapat membantu bahan baku kompos terurai dengan sangat cepat sehingga anda tidak harus menunggu lebih lama untuk kompos selesai terbentuk.

Penutup

Pastikan bahan baku kompos anda seimbang antara bahan coklat dan bahan hijau. Pastikan apabila bahan baku telah berubah warna dan bentuk, dan tidak terasa panas dan bau yang terbentuk seperti bau tanah segar, itulah di saat pembuatan kompos anda telah selesai. Jangan langsung digunakan pada media tanam, pastikan anda membiarkan kompos di ruang terbuka atau di bawah sinar matahari dan angin sampai kering benar untuk pelepasan sisa gas hasil dari pemrosesan kompos.

Anda dapat menaburkan kompos di media tanam di tanaman Aglonema atau Sanseveria anda apabila sudah saat nya untuk memberikan pupuk kompos yang sudah jadi tersebut. Anda juga dapat menyimpan dan memberikan pupuk kompos tersebut ke tanaman yang lain. Tambahkan media tanam Pasir malang di atas media tanam tumbuhan jika tersedia, bisa mempercantik dan menghambat pertumbuhan rumput liar atau gulma.

Semoga tulisan di atas dapat bermanfaat bagi anda serta menjadi pegangan anda untuk memulai merawat tanaman anda.

Topik

Semua konten blog:

Hak cipta 2022 © oleh Pegangan.com

Semua gambar hak cipta dari situs Unsplash dan Pexels

Tertarik dengan domain ini atau ingin memiliki website seperti ini? Hubungi saya.